Senin, 26 Agustus 2019

PEMROGRAMAN INTERNET

Pemrograman Internet


Bab 1
Dasar-dasar Internet

1.1 Pendahuluan
Internet adalah kumpulan komputer dan jaringan yang melakukan aktivitas komunakasi satu sama lain yang berbasis protokol TCP/IP dalam area yang tidak terbatas.

1.2 Sejarah Perkembangan Internet
Jaringan komunikasi data antar komputer pertama kali dibangun pada tahun 1972 yang diberi  nama ARPANET oleh lembaga riset Departemen pertahanan Amerika Serikat DARPA(Defense Advance Research Project Agency). Dunia pemrograman jaringan dan internet mulai ramai pada tahun 1990-an dan masih berlannut sampai sekarang.

1.3 Protokol TC/IP



Universitas Negeri Yogyakarta
UPT Perpustakaan UNY 
BeSmart 2.0 Elearning of UNY

https://uny.ac.id/ 



Guide Juggernaut






Panduan Hero Dota 2: Juggernaut


panduan-hero-dota-2-juggernaut
Juggernaut adalah hero yang cukup populer atau sering digunakan, baik oleh kamu yang bermain dengan mode All Pick di Normal Games maupun para profesional di arena kompetitif. Kemampuannya yang cukup seimbang, membuat Juggernaut menjadi hero yang serba bisa, fleksibel dan mudah digunakan.
Juggernaut juga digadang oleh orang-orang sebagai hero yang paling mudah digunakan untuk meningkatkan MMR atau Medal kalian. Nah, kalau kamu ingin meningkatkan MMR atau medal  kamu dalam tempo yang cepat, Juggernaut adalah pilihan hero yang sangattepat.

Kelebihan:

  • Memiliki Black King Bar “gratis” pada Skill 1
  • Burst damage yang tinggi
  • Gameplay dan build yang sangat fleksibel
  • Mempunyai healing sendiri

Kekurangan:

  • Tanpa Blade Fury, ia sebenarnya cukup rapuh
  • Di ekstra late game, kalah dari hero hard carry lain

Skill Set

1. Blade Fury

Juggernaut berputar dan memberikan damage per detik di sekelilingnya. Selagi Juggernaut berputar, ia memiliki magic immunity.
Panduan hero dota 2 juggernaut blade fury
  • Radius: 250
  • Damage per detik: 85/110/135/160 (Talent 185/210/235/260)
  • Durasi: 5 detik
  • Cooldown: 42/34/26/18 detik
  • Mana cost: 120/110/100/90
Blade Fury adalah skill wajib untuk Juggernaut. Di early game, kamu bisa melakukan first blood kepada musuh yang cukup squishy  atau dengan HP yang sedikit dengan Blade Fury dan Boots of Speed. Selain itu, Blade Fury juga memberikan magic immunity kepada Juggernaut..
Ketika menggunakan Blade Fury, kamu masih bisa menyerang musuh dengan serangan biasa. Hanya animasi serangannya saja yang tidak terlihat. Namun, kamu harus cermat dalam menggunakan Blade Fury di awal permainan mengingat besarnya jumlah mana yang diperlukan dan lamanya durasi cooldown.

2. Healing Ward

Juggernaut memanggil Healing Ward yang dapat bergerak dan melakukan heal terhadap kawan di sekelilingnya berdasarkan persentase HP maksimum.
Panduan hero dota 2 juggernaut healing ward
  • Radius: 500
  • Heal HP maksimum per detik: 2%/3%/4%/5%
  • Movement speed: 420
  • Durasi: 25 detik
  • Cooldown: 60 detik
  • Mana cost: 140
Bisa dikatakan bahwa Healing Ward merupakan salah satu skill regenerasi HP terbaik dalam permainan. Regenerasi yang diberikan oleh Healing Ward berupa persentase dari HP maksimum, artinya skillini mampu scaling dengan baik dan sangat berguna menginjak late game.
Kamu bahkan bisa melakukan Roshan sendirian ketika Healing Ward kamu sudah memiliki tiga level dan tentu saja damage yang cukup untuk membunuhnya dalam kurun waktu 25 detik (sesuai durasi Healing Ward). Ketika clash atau teamfight, Healing Ward ini bisa membantu timmu untuk lebih sustain dan tentunya sulit dibunuh.

3. Blade Dance

Juggernaut memiliki peluang untuk mendaratkan serangan kritikal sebesar dua kali lipat.
Panduan hero dota 2 juggernaut blade dance
  • Peluang kritikal: 20%/25%/30%/35%
  • Damage kritikal: 180%
Blade Dance adalah skill yang bisa membantu Juggernaut dalam melakukan farm. Meskipun jumlah damage yang dihasilkan tidak sebesar Phantom Assassin ataupun Wraith King, Blade Dance memiliki peluang yang lebih besar untuk keluar. Artinya, kamu akan lebih cepat melakukan farm dengan damage besar yang konsisten.
Dengan item yang tepat, penambah damage dan attack speed, Blade Dance dapat menjadi skillyang mematikan karena kritikal yang terus keluar dan menghasilkan damage besar.

4. Omnislash

Juggernaut “melompat” ke musuh, menyerangnya, dan mencari target lain secara acak dengan kecepatan serangan yang lebih tinggi. Ia baru akan berhenti menyerang jika durasi Omnislash habis.
Panduan hero dota 2 juggernaut omnislash
  • Jarak casting: 350
  • Radius pencarian target: 425
  • Attack rate divisor: 1,8 detik
  • Bonus damage: 30/40/50 (6/9/12 dengan Aghanim’s Scepter)
  • Durasi: 3/3,25/3,5 detik
  • Cooldown: 130/120/110 detik (70 detik dengan Aghanim’s Scepter)
  • Mana cost: 200/275/350
Omnislash adalah skill yang mematikan dan membuat pemain lain takut untuk menghadapi Juggernaut sendirian. Efek Omnislash akan maksimal jika kamu bisa mengisolasi hero musuh terlebih dahulu sebelum menggunakannya (tidak ada creep atau hero lain di dekatnya). Omnislash bersifat seperti serangan biasa, artinya segala efek orb seperti Desolator dan Eye of Skadi akan diberikan kepada target.
Jika memiliki attack speed dan damage yang tinggi, satu Omnislash bisa dengan mudah membunuh hero yang terisolasi.

Talent Tree

  • Level 25: +5 tebasan Omnislash atau +600HP
  • Level 20: +100 damage per detik Blade Fury atau +10 armor
  • Level 15: +25 attack speed atau +1 detik durasi Blade Fury
  • Level 10: +20 movement speed atau +5 all stats

Skill Build

panduan-hero-dota-2-juggernaut-item-build-new
Dari semua skill yang dimiliki oleh Juggernaut, Blade Fury adalah kemampuan pertama yang ingin kamu maksimalkan. Total damage yang diberikan oleh skill ini pada level empat (775 damagesebelum magic resistance) cukup besar untuk menghabisi musuh dengan cepat.
Saya lebih menyukai dua poin Healing Ward di early game ketimbang Blade Dance. Pasalnya, Blade Dance akan lebih efektif jika kamu memiliki damage lebih tinggi. Sedangkan Healing Ward akan meregenerasi HP kamu sesuai dengan persentase HP maksimum, jadi mengambilnya di level rendah masih relevan sebagai opsi untuk lebih sustain di lane.
Selain itu, pada level 10 kamu bisa mengambil Roshan hanya bermodalkan Healing Ward level tiga, Phase Boots, Stout Shield/Poor Man Shield, Ring of Aquila, dan Yasha/Helm of The Dominator. Triknya adalah mengeluarkan Healing Ward ketika darah kamu sudah tinggal sekitar 30 persen.
Namun jika tim kamu bermain secara agresif sambil melakukan push di early game, berinvestasi di lebih banyak level Blade Dance ketimbang Healing Ward bukanlah hal yang buruk kok!

Item Build

panduan-hero-dota-2-juggernaut-skill-build-new
Layaknya agility carry di patch 7.20, tumpuk dua atau tiga Wraith Band secepat mungkin. Setelah itu kamu bisa membeli Phase Boots yang akan memberikanmu attack speed serta armor. Kombinasi Phase Boots dan beberapa Wraith Band harusnya bisa menghasilkan damage yang cukup untuk melakukan early kill dengan Omnislash.
Satu item penting untuk Juggernaut di patch 7.20 adalah Battle Fury karena dua alasan utama. Pertama, Battle Fury jelas akan meningkatkan kecepatan farm Juggernaut. Kedua, dengan mekanik baru Omnislash, Battle Fury akan membuat damage output dari ultimate kamu semakin tinggi.
panduan hero dota 2 juggernaut farming
Setelah Battle Fury, kamu bisa membeli Yasha untuk meningkatkan attack speed dan damage. Yasha ini bisa kamu jadikan Manta Style atau Sange and Yasha tergantung situasi. Manta Style akan lebih baik jika kamu menghadapi hero dengan silence, sementara Sange and Yasha memberikan status resistance yang cukup efektif menghadapi disable lain.
Kamu punya opsi yang sangat terbuka ketika sudah mendapatkan dua item awal. Jika kamu ingin meningkatkan attack speed setinggi mungkin, kamu bisa membeli Butterfly dan Assault Cuirass. Untuk stats tambahan serta kemampuan mengejar yang lebih baik, Eye of Skadi adalah pilihan yang solid. Jika tim kamu perlu inisiasi, Blink Dagger plus Abyssal Blade akan sangat membantu. Shadow Blade dan Silver Edge juga bisa jadi alternatif jika kamu memang perlu inisiasi sekaligus scouting di garis depan.

Gameplay

Early Game

panduan hero dota 2 juggernaut laning
Berbekal Blade Fury, sebaiknya kamu jangan bermain terlalu pasif. Selain melakukan farm, tidak ada salahnya untuk mencari kill jika bertemu dengan offlaner musuh yang tidak memiliki mekanisme untuk kabur. Apalagi jika kamu ditemani oleh support dengan kemampuan disable.
Blade Fury adalah salah satu pemberi damage terbesar di awal permainan. Ditambah dengan dua sampai tiga right clickskill ini bisa membunuh hero-hero yang cukup squishy. Oleh karena itu, fokusmu di early game adalah mengontrol lane dan mengambil objektif seperti Tower.
Ketika sudah menginjak level enam, jangan biarkan ultimate kamu menganggur. Mintalah bantuan support untuk menginisiasi kepada hero lawan di lane, dan lakukan follow up dengan Omnislash. Jika tidak ada yang mengaggumu, bahkan lebih bagus lagi. Kamu bisa melakukan free farm dan mendapatkan item pertamamu dengan cepat.
Namun, jangan terpaku pada farm saja. Seperti yang bisa kamu baca sebelumnya, jangan membuat Omnislash kamu tidak terpakai dalam waktu yang cukup lama. Selalu sediakan TP Scroll untuk membantu teamfight, dan putar balik keadaan dengan Blade Fury serta Omnislash milikmu.

Mid Game

panduan hero dota 2 juggernaut ganking
Juggernaut adalah hero yang paling kuat ketika mid game. Level dua dan tiga Omnislash (jika leveling kamu lancar) bisa memberikan damage yang cukup besar untuk membunuh support musuh yang seharusnya saat itu masih di kisaran level 10. Kamu akan langsung mendapatkan keuntungan jika berhasil secara instan membunuh satu atau dua hero pada saat team fight.
Pada fase ini, saya tidak menganjurkanmu untuk terus melakukan farm. Akan lebih baik untuk kamu stick dengan tim mengambil beberapa objektif yang tersedia seperti Roshan, Tower, atau bahkan melakukan push high ground hingga mengklaim Barrack.
Jika kamu memilih build ganker atau chaser, berhentilah melakukanfarming dan mulailah mencari-cari hero yang sedang sendirian. Di titik ini, combo Blink Dagger, Diffusal, Omnislash, dan Blade Fury sudah hampir 100 persen bisa membunuh siapa saja yang sedang sendirian. Sekali lagi, berhentilah farm.

Late Game

panduan hero dota 2 juggernaut sieging
Hal yang perlu kamu ketahui soal Juggernaut adalah hero ini mulai melemah di akhir permainan. Ketika hard carry musuh sudah six slotted, akan sangat sulit bagimu untuk melawannya. Omnislash milikmu juga tidak lagi memiliki dampak sebesar pada mid game. Karena HP musuhmu sudah semakin tinggi, armor mereka lebih kuat, dan item seperti Ghost Scepter dan Eul Scepter akan meniadakan damage yang diterima dari Omnislash.
Oleh karena itu, di titik ini sebisa mungkin kamu harus stick dengan tim untuk melakukan push atau melakukan smoke gank terlebih dahulu supaya push yang dilakukan nanti akan semakin mudah.
Jika kamu cukup mendominasi di mid game, seharusnya tugasmu di late game hanya tinggal menghabisi “sisa-sisa” objektif. Namun jika pertahanan musuh cukup kuat dan timmu merasa kesulitan melakukan five man push, cobalah strategi split push dengan kombinasi Manta Style dan Desolator yang kamu miliki.

Juggernaut adalah hero yang menyenangkan untuk kamu mainkan. Hero ini bisa mendominasi laneberkat skill dengan damage besar yang ia miliki. Tidak hanya itu, kamu juga bisa melakukan last hitlebih mudah berkat cepatnya animasi serangan yang dimiliki oleh Juggernaut.
Ketika memainkan Juggernaut, kamu perlu ingat kalau hero ini bukanlah hard carry. Kamu diharapkan untuk bisa memenangkan permainan di fase mid game dengan konstan team fight serta gank.



Thanks to https://metaco.gg/dota-2/panduan-hero-dota-2-juggernaut/

Guide Rubick






Panduan Hero Dota 2: Rubick







Rubick adalah salah satu hero intelligence dengan mekanisme yang sangat unik. Ia adalah satu-satunya hero di Dota 2 yang mampu mencuri spell atau skill lawan dengan kemampuan Spell Steal yang dimilikinya. Oleh karena itu, Rubick adalah pilihan yang sangat bagus untuk menjawab hero dengan ultimate kuat seperti Enigma, Tidehunter, dan Earthshaker.
Karena sangat fleksibel, Rubick memiliki gameplay yang sedikit tricky atau kompleksitasnya lebih tnggi. Namun ketika kamu mampu menguasainya, hero ini dapat memutarbalikkan keadaan ketika clash dengan cepat. Pertempuran yang tadinya kalah, bisa dimenangkan jika Rubick mampu mencuri spell yang tepat.

Kelebihan

  • Mampu bermain secara kreatif dengan mencuri spell penting lawan
  • Memiliki paket lengkap disablenuke, sekaligus aura

Kekurangan

  • Squishy atau HP rendah
  • Membutuhkan mana yang tidak sedikit untuk mengeluarkan spell
  • Ultimate yang sulit untuk digunakan (memerlukan timing yang pas serta pengetahuan spellyang memadai)

Skill Set

1. Telekinesis

Rubick menggunakan kemampuannya untuk mengangkat musuh ke udara, kemudian membantingnya kembali ke tanah, memberikan efek stun kepada unit di tempat pendaratan.
panduan hero dota 2 rubick new telekinesis
  • Jarak cast: 550/575/600/625
  • Jarak banting: 375
  • Radius stun: 325
  • Durasi stun: 1/1,25/1,5/1,75 detik
  • Durasi angkat: 1/1,4/1,8/2,2 detik
  • Cooldown: 34/30/26/22 detik
  • Mana cost: 125
Telekinesis adalah skill Rubick yang sangat berguna. Selain sebagai disable, bahkan disable area, Telekinesis mampu membuat lawanmu berada di posisi yang merugikan dirinya. Kamu juga bisa melakukan Telekinesis kepada lawan untuk membuatnya berada di tebing.
Skill ini adalah salah satu counter gank yang sangat baik. Ketika menggunakan Telekinesis, angkatlah target prioritasmu seperti carry lawan atau hero yang paling squishy. Karena durasi ketika mengangkat lebih lama dari durasi stun ketika mendarat.
Telekinesis juga bisa membantu kawanmu untuk mendaratkan stun atau skill yang sulit digunakan, seperti Split Earth, Elune’s Arrow, Echo Stomp, atau bahkan Sun Strike.

2. Fade Bolt

Rubick mengeluarkan pusaran energi yang memantul kepada lawan-lawan di dekatnya, memberi damage, sekaligus mengurangi attack damage mereka. Setiap pantulan memberikan damage yang lebih kecil dari sebelumnya.
panduan hero dota 2 rubick new fade bolt
  • Jarak cast: 800 (Talent 925)
  • Jarak pantulan: 440
  • Damage dasar: 80/160/240/320
  • Reduksi damage setiap pantulan: 8%
  • Reduksi attack damage hero: 20/25/30/35 (Talent 80/85/90/95)
  • Reduksi attack damage creep: 10/13/15/17
  • Durasi: 10 detik
  • Cooldown: 16/14/12/10 detik
  • Mana cost: 120/130/140/150
Fade Bolt adalah skill Rubick yang dapat bertindak secara ofensif karena jarak cast yang jauh dan damage yang cukup besar, sekaligus defensif karena pantulan skill ini tidak memiliki batas. Artinya, jika ada puluhan creep menyerang lane, kamu bisa dengan mudah membersihkannya menggunakan Fade Bolt.
Skill ini adalah alat yang bagus untuk melakukan harass, selain memberikan damage, Fade Bolt juga mengurangi attack damage yang lumayan besar yang akan menyulitkan lawan melakukan farming.
Namun, kamu perlu berhati-hati untuk tidak mengenai creep, karena Fade Bolt malah dapat membuat titik temu creep lebih dekat ke tower musuh yang akan menyusahkan carry melakukan farm.

3. Arcane Supremacy

Rubick mampu mengeluarkan spell damage yang lebih besar serta debuff yang lebih lama ke lawan.
panduan hero dota 2 rubick new arcane supremacy
  • Spell damage amplification: 14%/18%/22%/26%
  • Debuff duration amplification: 20%/28%/36%/44%
Arcane Supremacy adalah salah satu alasan mengapa Rubick bisa menjadi salah satu spellcaster terkuat dalam permainan. Dua spell yang ia miliki menghasilkan damage dan debuff yang artinya diuntungkan oleh aura ini. Tidak cuma itu, apapun spell yang ia curi dan gunakan juga jadi lebih mematikan.

4. Spell Steal

Rubick mampu mempelajari spell terakhir yang digunakan oleh lawan dan menggunakannya selama beberapa menit atau hingga Rubick mati.
Jika menggunakan Aghanim’s Scepter, Rubick bisa mencuri spell tiap dua detik. Tidak cuma itu, spell yang ia curi juga mendapatkan upgrade Aghanim (jika bisa di-upgrade).
panduan hero dota 2 rubick new spell steal
  • Jarak cast: 1000
  • Durasi: 180/240/300 detik
  • Cooldown: 20/18/16 (2 detik dengan Aghanim)
  • Mana cost: 25
Spell Steal adalah salah satu spell tersulit untuk digunakan di dalam permainan Dota 2. Kamu perlu mendapatkan posisi serta timing yang tepat untuk bisa mencuri spell terbaik yang dibutuhkan. Oleh karena itu, sebelum menggunakan Spell Steal, kamu harus tahu spell apa yang ingin kamu ambil dan fokuslah ke hero tersebut.
Misalnya, jika kamu ingin mencuri Black Hole atau Ravage, jangan sampai kamu terkena spelltersebut. Jagalah jarakmu, lalu seketika setelah Enigma atau Tidehunter mengeluarkan ultimate, langsung cast Spell Steal untuk mencurinya.
Kemudian, jangan asal mengeluarkan spell yang kamu curi. Ada baiknya untuk regroup, kemudian bersama-sama timmu menciptakan kesempatan terbaik untuk menggunakannya agar dampaknya maksimal.
Beberapa spell terbaik yang patut Rubick curi, tapi tidak terbatas pada berikut ini saja, adalah Black Hole, Ravage, Echo Slam, Fissure, seluruh spell disable, Track, Blink, dan Mystic Flare. Intinya, seluruh spell yang memiliki dampak besar di dalam situasi pertandingan itu sendiri pantas menjadi prioritas untuk dicuri.

Talent Tree

  • Level 25: +50% spell amplification untuk spell yang dicuri dari Spell Steal atau -15 detik cooldown Telekinesis
  • Level 20: +300 jarak banting Telekinesis atau -5 detik cooldown Fade Bolt
  • Level 15: -45 attack damage hero dari Fade Bolt atau +125 cast range
  • Level 10: +60 damage atau +200 HP

Skill Build

panduan-hero-dota-2-rubick-new-skill-build
Apapun posisimu, selalu maksimalkan Fade Bolt secepat mungkin. Selain menjadi satu-satunya burst damage di awal, Kamu ingin memaksimalkan value dari spell ini secepat mungkin. Karena begitu memasuki late game, efek spell ini sangatlah tidak signifikan.
Ambil satu level Telekinesis dan tinggalkan di level satu. Kemampuan spell ini untuk menyeret posisi lawan sudah lebih dari cukup untuk menutupi durasi stunnya yang singkat.
Setelah memaksimalkan Fade Bolt, segera fokus ke Arcane Supremacy. Aura ini akan membuat spell kamu punya potensi yang lebih besar, terutama ketika kamu sudah mendapatkan Spell Steal.

Item Build

panduan-hero-dota-2-rubick-new-item-build
Mayoritas pemain Rubick saat ini lebih sering mengutamakan Boots of Speed dibanding item early game lain, bahkan di posisi support. Ini mungkin harus disesuaikan tergantung poisisi. Jika bermain di mid, kamu mungkin ingin membeli dua atau tiga Null Talisman lebih dulu. Jika bermain sebagai support, tim kamu mungkin perlu beberapa item seperti Wards.
Entah itu sebagai starting item atau tidak, selalu pertimbangkan untuk mendapatkan Boots of Speed secepat mungkin. Dengan tambahan movement speed di awal permainan, kamu bisa dengan mudah melakukan inisiasi kill dengan Telekinesis. Sebagai support, tambahan movement speedjuga berarti bisa melakukan rotasi dengan lebih cepat.
Rubick punya beberapa pilihan sepatu. Semuanya tergantung pada posisi dan memerlukan perencanaan yang baik sejak awal permainan. Tiga pilihannya adalah Arcane Boots, Tranquil Boots, atau langsung Boots of Travel di late game.
panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-5
Sebagai support, Arcane Boots adalah pilihan yang paling populer, paling tidak sepanjang early game. Rubick punya spell yang cukup mahal, sehingga tambahan mana akan sangat membantu efektivitasnya dalam permainan. Namun ini membuat Rubick tidak punya sumber regenerasi HP sama sekali.
Karena itulah Arcane Boots ini sering dipecah dan dijadikan Tranquil Boots, sedangkan Energy Booster yang tersisa kemudian dijadikan Aether Lens yang membuat Spell Steal menjadi lebih mudah digunakan.
Rubick yang bermain di mid sering melewatkan upgrade Boots of Speed di early game dan langsung mengincar Boots of Travel di mid game. Ini dilakukan agar Rubick bisa mendapatkan item utamanya secepat mungkin dan langsung mengambil kendali permainan. Untuk menutupi keperluan di early game, Rubick yang bermain di mid biasanya membeli tiga Null Talisman atau atau Drum of Endurance.
panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-2
Entah sebagai support atau core, Blink Dagger adalah item terbaik untuk Rubick. Dengan item ini, Rubick bisa mencuri spell dari jarak jauh dan langsung melompat masuk untuk menggunakannya. Blink Dagger juga sangat efektif untuk melakukan inisasi dengan Telekinesis atau spell apapun yang ia curi.
Eul’s Scepter juga sangat bagus karena fleksibilitas menyerang dan bertahannya. Efek Cyclone dari item ini bisa kamu gunakan untuk menghindari spell dan fokus lawan atau inisiasi sebelum menggunakan spell lain.
panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-1
Aghanim’s Scepter item late game terbaik untuk Rubick. Bisa mencuri spell setiap dua detik bisa berarti memiliki spell baru tiap dua detik. Ini bisa mematikan jika lawan punya spell berbahaya seperti disable atau AoE. Ini belum mempertimbangkan upgrade Aghanim dari spell yang ia curi.
Untuk posisi supportitem defensif seperti Glimmer Cape dan Ghost Scepter bisa membuatmu bertahan hidup lebih lama. Force Staff juga bisa jadi alternatif atau pelengkap untuk Blink Dagger.

Gameplay

panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-6
Meskipun terlihat biasa saja, Fade Bolt dan Telekinesis adalah dua spell yang cukup kuat. Jika digunakan di saat yang tepat, Fade Bolt akan menyulitkan lawan melakukan last hit. Efeknya yang berlaku ke creep juga bisa membantumu mengendalikan creep equilibrium dengan mudah.
Telekinesis juga merupakan disable yang kuat. Durasi disable spell ini memang cukup singkat. Namun kamu bisa menyeret lawan ke posisi yang buruk, plus mengunci lawan di sekitarnya.
Sepanjang early gamepressure lawan dengan Fade Bolt yang digunakan dengan tepat. Jika lawan out of position, gunakan Telekinesis untuk membunuhnya bersama rekan setim. Ini berlaku untuk support atau mid.
panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-4
Apapun posisimu, usahakan mendapatkan level enam secepat mungkin. Potensi hero ini tidak akan terlihat jika ia tidak memiliki Spell Steal. Setelah kamu mendapatkan ultimate ini, pastikan kamu menggunakannya dengan efektif.
Sebelum mendapatkan Aghanim’s Scepter, jangan asal menggunakan Spell Steal, terutama dalam team fight. Jika mencuri spell yang tidak diinginkan, kamu tidak akan bisa menggunakan Spell Steal selama lebih dari 10 detik, atau setara dengan minimal setengah dari durasi team fight.
Kenali hero lawan, spell mereka, dan spell mana yang berguna untuk tim kamu dalam team fight. Dalam team fight, jaga posisi dengan baik dan perhatikan spell yang digunakan lawan. Saat lawan menggunakan spell tersebut, langsung gunakan Spell Steal untuk mendapatkan spell tersebut.
panduan-hero-dota-2-rubick-new-gameplay-3
Mencuri spell yang diinginkan tidaklah mudah. Pertama, ada kemungkinan lawan akan mengincarmu. Kedua, lawan yang aware juga akan menjaga jarak dari kamu agar punya waktu untuk menggunakan spell lain yang tidak begitu penting. Karena itu menjaga posisi adalah hal yang penting
Misalnya, begitu menggunakan Ravage, Tidehunter akan selalu menggunakan Anchor Smash. Artinya kamu sebaiknya tidak berada di radius Ravage. Black Hole dari Enigma mungkin sangat mudah dicuri karena bersifat channeling. Enigma lawan akan selalu berusaha memastikan kamu tertangkap dan segera dibunuh dengan Black Hole.

Sekali lagi, Rubick adalah hero yang sulit untuk digunakan. Perlu banyak latihan dan tentunya banyak kegagalan juga untuk bisa menguasai hero ini. Jika kamu berlatih menggunakan Rubick, jangan takut untuk bereksperimen dengan mencuri berbagai spell yang dikeluarkan hero lawanmu agar cepat terbiasa dengan timing dan positioning.


Thanks to https://metaco.gg/dota-2/panduan-hero-dota-2-rubick/