Rubick adalah salah satu hero intelligence dengan mekanisme yang sangat unik. Ia adalah satu-satunya hero di Dota 2 yang mampu mencuri spell atau skill lawan dengan kemampuan Spell Steal yang dimilikinya. Oleh karena itu, Rubick adalah pilihan yang sangat bagus untuk menjawab hero dengan ultimate kuat seperti Enigma, Tidehunter, dan Earthshaker.
Karena sangat fleksibel, Rubick memiliki gameplay yang sedikit tricky atau kompleksitasnya lebih tnggi. Namun ketika kamu mampu menguasainya, hero ini dapat memutarbalikkan keadaan ketika clash dengan cepat. Pertempuran yang tadinya kalah, bisa dimenangkan jika Rubick mampu mencuri spell yang tepat.
Kelebihan
- Mampu bermain secara kreatif dengan mencuri spell penting lawan
- Memiliki paket lengkap disable, nuke, sekaligus aura
Kekurangan
- Squishy atau HP rendah
- Membutuhkan mana yang tidak sedikit untuk mengeluarkan spell
- Ultimate yang sulit untuk digunakan (memerlukan timing yang pas serta pengetahuan spellyang memadai)
Skill Set
1. Telekinesis
Rubick menggunakan kemampuannya untuk mengangkat musuh ke udara, kemudian membantingnya kembali ke tanah, memberikan efek stun kepada unit di tempat pendaratan.
- Jarak cast: 550/575/600/625
- Jarak banting: 375
- Radius stun: 325
- Durasi stun: 1/1,25/1,5/1,75 detik
- Durasi angkat: 1/1,4/1,8/2,2 detik
- Cooldown: 34/30/26/22 detik
- Mana cost: 125
Telekinesis adalah skill Rubick yang sangat berguna. Selain sebagai disable, bahkan disable area, Telekinesis mampu membuat lawanmu berada di posisi yang merugikan dirinya. Kamu juga bisa melakukan Telekinesis kepada lawan untuk membuatnya berada di tebing.
Skill ini adalah salah satu counter gank yang sangat baik. Ketika menggunakan Telekinesis, angkatlah target prioritasmu seperti carry lawan atau hero yang paling squishy. Karena durasi ketika mengangkat lebih lama dari durasi stun ketika mendarat.
Telekinesis juga bisa membantu kawanmu untuk mendaratkan stun atau skill yang sulit digunakan, seperti Split Earth, Elune’s Arrow, Echo Stomp, atau bahkan Sun Strike.
2. Fade Bolt
Rubick mengeluarkan pusaran energi yang memantul kepada lawan-lawan di dekatnya, memberi damage, sekaligus mengurangi attack damage mereka. Setiap pantulan memberikan damage yang lebih kecil dari sebelumnya.
- Jarak cast: 800 (
925)
- Jarak pantulan: 440
- Damage dasar: 80/160/240/320
- Reduksi damage setiap pantulan: 8%
- Reduksi attack damage hero: 20/25/30/35 (
80/85/90/95)
- Reduksi attack damage creep: 10/13/15/17
- Durasi: 10 detik
- Cooldown: 16/14/12/10 detik
- Mana cost: 120/130/140/150
Fade Bolt adalah skill Rubick yang dapat bertindak secara ofensif karena jarak cast yang jauh dan damage yang cukup besar, sekaligus defensif karena pantulan skill ini tidak memiliki batas. Artinya, jika ada puluhan creep menyerang lane, kamu bisa dengan mudah membersihkannya menggunakan Fade Bolt.
Skill ini adalah alat yang bagus untuk melakukan harass, selain memberikan damage, Fade Bolt juga mengurangi attack damage yang lumayan besar yang akan menyulitkan lawan melakukan farming.
Namun, kamu perlu berhati-hati untuk tidak mengenai creep, karena Fade Bolt malah dapat membuat titik temu creep lebih dekat ke tower musuh yang akan menyusahkan carry melakukan farm.
3. Arcane Supremacy
Rubick mampu mengeluarkan spell damage yang lebih besar serta debuff yang lebih lama ke lawan.
- Spell damage amplification: 14%/18%/22%/26%
- Debuff duration amplification: 20%/28%/36%/44%
Arcane Supremacy adalah salah satu alasan mengapa Rubick bisa menjadi salah satu spellcaster terkuat dalam permainan. Dua spell yang ia miliki menghasilkan damage dan debuff yang artinya diuntungkan oleh aura ini. Tidak cuma itu, apapun spell yang ia curi dan gunakan juga jadi lebih mematikan.
4. Spell Steal
Rubick mampu mempelajari spell terakhir yang digunakan oleh lawan dan menggunakannya selama beberapa menit atau hingga Rubick mati.
Jika menggunakan Aghanim’s Scepter, Rubick bisa mencuri spell tiap dua detik. Tidak cuma itu, spell yang ia curi juga mendapatkan upgrade Aghanim (jika bisa di-upgrade).
- Jarak cast: 1000
- Durasi: 180/240/300 detik
- Cooldown: 20/18/16 (2 detik dengan Aghanim)
- Mana cost: 25
Spell Steal adalah salah satu spell tersulit untuk digunakan di dalam permainan Dota 2. Kamu perlu mendapatkan posisi serta timing yang tepat untuk bisa mencuri spell terbaik yang dibutuhkan. Oleh karena itu, sebelum menggunakan Spell Steal, kamu harus tahu spell apa yang ingin kamu ambil dan fokuslah ke hero tersebut.
Misalnya, jika kamu ingin mencuri Black Hole atau Ravage, jangan sampai kamu terkena spelltersebut. Jagalah jarakmu, lalu seketika setelah Enigma atau Tidehunter mengeluarkan ultimate, langsung cast Spell Steal untuk mencurinya.
Kemudian, jangan asal mengeluarkan spell yang kamu curi. Ada baiknya untuk regroup, kemudian bersama-sama timmu menciptakan kesempatan terbaik untuk menggunakannya agar dampaknya maksimal.
Beberapa spell terbaik yang patut Rubick curi, tapi tidak terbatas pada berikut ini saja, adalah Black Hole, Ravage, Echo Slam, Fissure, seluruh spell disable, Track, Blink, dan Mystic Flare. Intinya, seluruh spell yang memiliki dampak besar di dalam situasi pertandingan itu sendiri pantas menjadi prioritas untuk dicuri.
Talent Tree
- Level 25: +50% spell amplification untuk spell yang dicuri dari Spell Steal atau -15 detik cooldown Telekinesis
- Level 20: +300 jarak banting Telekinesis atau -5 detik cooldown Fade Bolt
- Level 15: -45 attack damage hero dari Fade Bolt atau +125 cast range
- Level 10: +60 damage atau +200 HP
Skill Build
Apapun posisimu, selalu maksimalkan Fade Bolt secepat mungkin. Selain menjadi satu-satunya burst damage di awal, Kamu ingin memaksimalkan value dari spell ini secepat mungkin. Karena begitu memasuki late game, efek spell ini sangatlah tidak signifikan.
Ambil satu level Telekinesis dan tinggalkan di level satu. Kemampuan spell ini untuk menyeret posisi lawan sudah lebih dari cukup untuk menutupi durasi stunnya yang singkat.
Setelah memaksimalkan Fade Bolt, segera fokus ke Arcane Supremacy. Aura ini akan membuat spell kamu punya potensi yang lebih besar, terutama ketika kamu sudah mendapatkan Spell Steal.
Item Build
Mayoritas pemain Rubick saat ini lebih sering mengutamakan Boots of Speed dibanding item early game lain, bahkan di posisi support. Ini mungkin harus disesuaikan tergantung poisisi. Jika bermain di mid, kamu mungkin ingin membeli dua atau tiga Null Talisman lebih dulu. Jika bermain sebagai support, tim kamu mungkin perlu beberapa item seperti Wards.
Entah itu sebagai starting item atau tidak, selalu pertimbangkan untuk mendapatkan Boots of Speed secepat mungkin. Dengan tambahan movement speed di awal permainan, kamu bisa dengan mudah melakukan inisiasi kill dengan Telekinesis. Sebagai support, tambahan movement speedjuga berarti bisa melakukan rotasi dengan lebih cepat.
Rubick punya beberapa pilihan sepatu. Semuanya tergantung pada posisi dan memerlukan perencanaan yang baik sejak awal permainan. Tiga pilihannya adalah Arcane Boots, Tranquil Boots, atau langsung Boots of Travel di late game.
Sebagai support, Arcane Boots adalah pilihan yang paling populer, paling tidak sepanjang early game. Rubick punya spell yang cukup mahal, sehingga tambahan mana akan sangat membantu efektivitasnya dalam permainan. Namun ini membuat Rubick tidak punya sumber regenerasi HP sama sekali.
Karena itulah Arcane Boots ini sering dipecah dan dijadikan Tranquil Boots, sedangkan Energy Booster yang tersisa kemudian dijadikan Aether Lens yang membuat Spell Steal menjadi lebih mudah digunakan.
Rubick yang bermain di mid sering melewatkan upgrade Boots of Speed di early game dan langsung mengincar Boots of Travel di mid game. Ini dilakukan agar Rubick bisa mendapatkan item utamanya secepat mungkin dan langsung mengambil kendali permainan. Untuk menutupi keperluan di early game, Rubick yang bermain di mid biasanya membeli tiga Null Talisman atau atau Drum of Endurance.
Entah sebagai support atau core, Blink Dagger adalah item terbaik untuk Rubick. Dengan item ini, Rubick bisa mencuri spell dari jarak jauh dan langsung melompat masuk untuk menggunakannya. Blink Dagger juga sangat efektif untuk melakukan inisasi dengan Telekinesis atau spell apapun yang ia curi.
Eul’s Scepter juga sangat bagus karena fleksibilitas menyerang dan bertahannya. Efek Cyclone dari item ini bisa kamu gunakan untuk menghindari spell dan fokus lawan atau inisiasi sebelum menggunakan spell lain.
Aghanim’s Scepter item late game terbaik untuk Rubick. Bisa mencuri spell setiap dua detik bisa berarti memiliki spell baru tiap dua detik. Ini bisa mematikan jika lawan punya spell berbahaya seperti disable atau AoE. Ini belum mempertimbangkan upgrade Aghanim dari spell yang ia curi.
Untuk posisi support, item defensif seperti Glimmer Cape dan Ghost Scepter bisa membuatmu bertahan hidup lebih lama. Force Staff juga bisa jadi alternatif atau pelengkap untuk Blink Dagger.
Gameplay
Meskipun terlihat biasa saja, Fade Bolt dan Telekinesis adalah dua spell yang cukup kuat. Jika digunakan di saat yang tepat, Fade Bolt akan menyulitkan lawan melakukan last hit. Efeknya yang berlaku ke creep juga bisa membantumu mengendalikan creep equilibrium dengan mudah.
Telekinesis juga merupakan disable yang kuat. Durasi disable spell ini memang cukup singkat. Namun kamu bisa menyeret lawan ke posisi yang buruk, plus mengunci lawan di sekitarnya.
Sepanjang early game, pressure lawan dengan Fade Bolt yang digunakan dengan tepat. Jika lawan out of position, gunakan Telekinesis untuk membunuhnya bersama rekan setim. Ini berlaku untuk support atau mid.
Apapun posisimu, usahakan mendapatkan level enam secepat mungkin. Potensi hero ini tidak akan terlihat jika ia tidak memiliki Spell Steal. Setelah kamu mendapatkan ultimate ini, pastikan kamu menggunakannya dengan efektif.
Sebelum mendapatkan Aghanim’s Scepter, jangan asal menggunakan Spell Steal, terutama dalam team fight. Jika mencuri spell yang tidak diinginkan, kamu tidak akan bisa menggunakan Spell Steal selama lebih dari 10 detik, atau setara dengan minimal setengah dari durasi team fight.
Kenali hero lawan, spell mereka, dan spell mana yang berguna untuk tim kamu dalam team fight. Dalam team fight, jaga posisi dengan baik dan perhatikan spell yang digunakan lawan. Saat lawan menggunakan spell tersebut, langsung gunakan Spell Steal untuk mendapatkan spell tersebut.
Mencuri spell yang diinginkan tidaklah mudah. Pertama, ada kemungkinan lawan akan mengincarmu. Kedua, lawan yang aware juga akan menjaga jarak dari kamu agar punya waktu untuk menggunakan spell lain yang tidak begitu penting. Karena itu menjaga posisi adalah hal yang penting
Misalnya, begitu menggunakan Ravage, Tidehunter akan selalu menggunakan Anchor Smash. Artinya kamu sebaiknya tidak berada di radius Ravage. Black Hole dari Enigma mungkin sangat mudah dicuri karena bersifat channeling. Enigma lawan akan selalu berusaha memastikan kamu tertangkap dan segera dibunuh dengan Black Hole.
Sekali lagi, Rubick adalah hero yang sulit untuk digunakan. Perlu banyak latihan dan tentunya banyak kegagalan juga untuk bisa menguasai hero ini. Jika kamu berlatih menggunakan Rubick, jangan takut untuk bereksperimen dengan mencuri berbagai
spell yang dikeluarkan hero lawanmu agar cepat terbiasa dengan
timing dan
positioning.
Thanks to https://metaco.gg/dota-2/panduan-hero-dota-2-rubick/